Populasi Orang Amat Gemuk Bakal Membludak di 2020

Sepuluh tahun ke depan para ilmuwan memprediksi jumlah orang amat gemuk atau obesitas (tingkatan di atas gemuk) akan semakin banyak. Jaga gaya hidup Anda, jangan sampai satu dekade ke depan, Anda jadi bagian dari grup ini.

“Di masa depan tren obesitas akan terus meningkat pada orang dewasa dan penyakit yang diakibatkan obesitas akan menjadi wabah yang mengancam kesehatan negara,” ujar Prof Klim McPherson dari Oxford University seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (18/2/2010).

Peneliti memprediksi 8 dari 10 pria dan 7 dari 10 wanita akan mengalami obesitas pada tahun 2020. Peneliti baru meneliti di satu negara maju yakni Inggris, padahal negara maju dan berkembang lainnya juga cenderung memiliki gaya hidup seragam saat ini yang diperkirakan tren obesitasnya pun akan sama.

Hasil laporan studi ini menyebutkan kasus obesitas pada orang dewasa akan terus meningkat sedangkan pada anak-anak akan mengalami penurunan.

Dalam 10 tahun ke depan, 81 persen pria usia 20 hingga 65 tahun akan obesitas sedangkan untuk wanitanya sebesar 68 persen. Studi juga memprediksi kasus diabetes akibat obesitas akan meningkat hingga 98 persen pada tahun 2050.

Kasus stroke juga akan meningkat 23 persen dan stroke 44 persen. Studi yang dilakukan The Foresight ini didasarkan pada tren yang berkembang sejak tahun 1993 hingga 2004.

Meskipun masih prediksi, namun peneliti yakin hasil studi ini merupakan cerminan dari gaya hidup masa kini. Jika tidak ditangani dengan baik, penderita obesitas akan mengalami diabetes dan akhirnya menyebabkan penyakit stroke, gagal ginjal, kebutaan dan risiko amputasi.

Hasil studi juga menyebutkan, ibu sangat berperan dalam menjadikan anak obesitas. Bayi yang diberi makanan padat sebelum usia 4 bulan cenderung mengalami obesitas ketika dewasanya.

Seseorang bisa mengukur apakah dirinya kelebihan berat badan atau tidak dengan cara menghitung indeks massa tubuh (BMI/Body Mass Index). Cara menghitung BMI berdasarkan nilai tinggi dan berat badan yang dimiliki. Perhitungan ini berlaku sama untuk laki-laki maupun perempuan.

Cara menghitungnya dengan mengkuadratkan nilai tinggi badan (dalam satuan meter). Lalu nilai berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi hasil kudrat dari tinggi badan tersebut.

Misalnya seseorang perempuan berusia 30 tahun memiliki berat badan 60 kg dan tinggi badan 160 cm (1,6 meter). Cara menghitungnya pertama kali mengkuadratkan tinggi badan 1,6 X 1,6 hasilnya 2,56. Lalu nilai berat badan dibagi hasil perkalian dari tinggi badan yaitu 60 : 2,56 hasilnya 23,43. Berarti nilai BMI dari perempuan tersebut sebesar 23,43 dan masuk ke dalam kelompok ideal/normal.

Kategori BMI adalah:

1. Nilai indeks massa tubuh kurang dari 19 tergolong ke dalam kelompok kurus.
2. Nilai 19-24,9 masuk ke dalam kelompok ideal.
3. Nilai antara 25-29,9 masuk kelompok kelebihan berat badan (gemuk).
4. Jika mencapai nilai 30 atau lebih maka orang tersebut masuk ke dalam kelompok obesitas.

sumber : http://health.detik.com/read/2010/02/18/133109/1302094/763/populasi-orang-amat-gemuk-bakal-membludak-di-2020

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s